Senin, 30 Oktober 2017

untuk_kamu

TERUNTUK KAMU CALON IMAMKU
Malam yang begitu sunyi
Tak menyurutkanku untuk menghentikan pena yang berjalan
Dalam angan-angan malamku
Hanya kamu yang selalu hadir
Hanya kamu yang masuk dalam bunga tidurku
Tapi aku tak mau jika semua hanya mimpi belaka
Hingga aku takut untuk memejamkan mata
Cinta yang telah subur dihati
Kasih sayang yang tak perlu disirami
Seperti indahnya bunga matahari
Kini semua berada dalam hati kecilku
Anugra Tuhan yang begitu sempurna
Telah menganugrahkan dirimu untuk membimbingku
Calon imamku....
Kamu begitu sempurna
Yang harus membimbingku insan yang penuh hina
Maafkan aku.....
Yang selalu mengecewakanmu
Yang selalu membuatmu marah
Aku yang belum bisa sepenuhnya memahamimu
Untumu calon imamku....
Hanya cinta dan kasih sayang anugrah Tuhan
Yang bisa kuberikan
Dan setitik untaian do’a
Agar engkau selalu bahagia
Aku akan selalu mencintaimu karena Allah calon imamku
31 Oktober 2017 pukul 01:53 WIB


puisi_mimpi

BAWA AKU DALAM MIMPIMU
Saat hening malam mulai menyapa
Menginginkanku mengingatmu hingga berat kupejamkan mata
Kubayangkan suatu keindahan yang mustahil adanya
Sesuatu yang seakan membawaku terbang keangkasa bersamamu
Wahai kasih impianku
Bawalah aku terbang keangkasa untuk memeluk bulan
Izinkan aku bersandar di sayapmu
Hapuskanlah mutiara bening yang terus mengalir ini
Dengan lembutnya kasih sayangmu
Obatilah hati yang sakit tersayat oleh rindumu
Meskipun semua itu hanya dalam mimpimu
Bunga tidur yang kau rajut dalam malammu
Bawalah aku wahai kasih impianku
Dalam mimpi indahmu disetiap lelapmu

Lamongan, Jum’at 06 Oktober 2017


Selasa, 21 Maret 2017

mencoba

Mencari uang, dapatnya pekerjaan.
Mencari pekerjaan, dapatnya iang.
Sama" mencari, & mencari itu sama" tidak enak.
Lebih baik kita mencari yang membuat dunia ini.

Oleh KH. Ahmad Muzammil Nur